Piagam Yogyakarta, yang merupakan hasil krusial dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perum LKBN ANTARA tahun 2026, menjadi manifestasi nyata dari komitmen seluruh insan ANTARA untuk menjaga ruang informasi nasional yang sehat, kredibel, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Dokumen penting ini menegaskan dedikasi lembaga dalam mengawal integritas informasi di tengah dinamika global. Mendalo.ID menyoroti pentingnya inisiatif ini dalam ekosistem media di Indonesia.
Lahirnya Piagam Yogyakarta: Komitmen di Tengah Arus Informasi
Ketua Panitia Rakernas ANTARA 2026, Teguh Priyanto, menjelaskan bahwa Piagam Yogyakarta lahir dari refleksi mendalam dan pembahasan intensif selama tiga hari pelaksanaan Rakernas di Yogyakarta. Diskusi tersebut berfokus pada posisi, peran, dan tanggung jawab ANTARA dalam menghadapi lanskap informasi yang terus berkembang pesat. Teguh Priyanto menegaskan bahwa piagam ini adalah dokumen komitmen bersama yang dirumuskan dan disepakati oleh seluruh peserta Rakernas, mencerminkan kesadaran kolektif akan urgensi menjaga kualitas informasi publik.
Transformasi dan Profesionalisme sebagai Pilar Utama
Piagam Yogyakarta sekaligus menjadi penegasan tekad insan ANTARA untuk terus bertransformasi, memperkuat profesionalisme dalam jurnalisme, dan meningkatkan daya saing di era digital. Hal ini krusial untuk mengokohkan peran ANTARA sebagai salah satu pilar utama dalam ekosistem informasi negara, memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan relevan bagi masyarakat.
Menjaga Kedaulatan Informasi Nasional
Selain Piagam Yogyakarta, Rakernas ANTARA 2026 juga menghasilkan Komitmen Insan ANTARA untuk Menjaga Kedaulatan Informasi Negara. Komitmen ini sangat relevan mengingat derasnya arus informasi dan ancaman disinformasi yang semakin masif.
Melindungi Masyarakat dari Disinformasi
“Kedaulatan informasi adalah kapasitas bangsa untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, terverifikasi, dan berdasarkan kepentingan nasional,” ujar Teguh Priyanto. Ia menambahkan bahwa masyarakat harus terlindungi dari disinformasi, manipulasi narasi, dan berbagai bentuk distorsi informasi yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Ini merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh media massa, dan Mendalo.ID juga berkomitmen untuk menyajikan informasi yang terverifikasi.Seluruh insan ANTARA menyatakan kesiapan untuk senantiasa menjaga kepercayaan publik, memperkuat jangkauan informasi hingga ke seluruh pelosok negeri, serta menghadirkan narasi yang memupuk optimisme, persatuan, dan mendukung tercapainya cita-cita Indonesia Emas 2045. Inisiatif melalui Piagam Yogyakarta ini menunjukkan keseriusan ANTARA dalam mengemban amanah sebagai lembaga informasi negara.




